Mirroring (RAID 1) Solaris 10
April 11, 2008
Mendokumentasikan cara konfigurasi mirroring (RAID 1) di Solaris 10
Langkah-langkahnya:
- Membuat salinan VTOC
prtvtoc /dev/rdsk/c0d0s2 | fmthard -s – /dev/rdsk/c0d1s2
- Membuat metadb, Metadb ini adalah file database yang akan menampung semua data konfigurasi mirror yang dibuat, sekedar saran, jika Anda bermaksud membuat mirroring di kemudian hari pada mesin Solaris, maka sebaiknya siapakan partisi unused yang nantinya akan berguna untuk menampung semua data konfigurasi mirror yang akan dibuat.
metadb –a –c 3 –f c0d0s7 c0d1s7
- Membuat virtual device dari setiap slice yang akan dimirror.
Skenario:
d0 – / mirror
d10 – /dev/dsk/c0d0s0
d20 – /dev/dsk/c0d1s0d1 – swap
d11 – /dev/dsk/c0d0s1
d21 – /dev/dsk/c0d1s1metainit -f d10 1 1 /dev/dsk/c0d0s0
metainit -f d20 1 1 /dev/dsk/c0d1s0
metainit d0 -m d10metainit -f d11 1 1 /dev/dsk/c0d0s1
metainit -f d21 1 1 /dev/dsk/c0d1s1
metainit d1 -m d11 - Membuat virtal device di harddisk kedua
metattach d0 d20
metattach d1 d21 - Memberitahu operating system bahwa root sistem sekarang berupa virtual device bukan slice harddisk lagi
metaroot d0
- Rubah device swap ke /dev/md/dsk/d1
- Edit /etc/vfstab
- Restart
lockfs -fa
init 6
dumpadm -d /dev/md/dsk/d1
Jalankan command “metastat -i” untuk melihat status syncronisasi nya ![]()
Referensi :
[1] http://tedytirta.com/2007/09/12/raid-1-di-solaris-10/
[2] http://www.tech-recipes.com/solaris_system_administration_tips225.html
kayanya poin nomor 4 kurang pas deh…setahu saya buat dulu metarootnya, lalu restart. Setelah itu baru gandengin virtul disk dari disk kedua pake perintah metattach. Perintah metattach kan bukan untuk membuat virtual disk, tapi untuk menggabungkan submirror ke mirrornya. Perintah untuk membuat virtual disk ya metainit.